Kepemimpinan Menghamba Sebagai Bentuk Upaya untuk Membentuk Integritas Pelayan Khusus
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan menghamba (servant leadership) sebagaimana dirumuskan oleh Robert K. Greenleaf, serta relevansinya dalam konteks kepemimpinan masa kini, khususnya dalam organisasi berbasis nilai spiritual dan sosial. Greenleaf menekankan bahwa pemimpin sejati adalah pelayan terlebih dahulu seseorang yang mengutamakan kebutuhan orang lain, membangun komunitas, dan menciptakan pertumbuhan pribadi dan kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk menelusuri prinsip-prinsip dasar kepemimpinan menghamba, seperti mendengarkan, empati, penyembuhan, kesadaran, persuasi, konseptualisasi, pandangan ke depan, pengelolaan, dan komitmen terhadap pertumbuhan orang lain. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan menghamba tidak hanya membentuk hubungan kerja yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan semangat kerja dalam organisasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model kepemimpinan menghamba dalam berbagai bidang seperti pendidikan, gereja, pemerintahan, dan sektor sosial sebagai alternatif model kepemimpinan yang lebih manusiawi dan berorientasi pada pelayanan.